Klinikana: Gaya Hidup
Info Terbaru :

Latest Post

Showing posts with label Gaya Hidup. Show all posts
Showing posts with label Gaya Hidup. Show all posts

WC Duduk vs WC Jongkok, Lebih Sehat Mana?

Written By Klinikana on 01 December 2012 | 20:47


KLINIKANA - Penggunaan WC duduk telah menjamur ke semua negara-negara di Asia Tenggara, seakan hendak menyingkirkan kebiasaan penggunaan WC jongkok. Kebiasaan yang berasal dari negara-negara Eropa ini tidak hanya ditiru oleh kalangan menengah ke atas saja, tapi juga sudah ditiru oleh kalangan menengah ke bawah.

Sebenarnya, manakah yang lebih sehat antara WC duduk dengan WC jongkok?

Hasil studi yang dilakukan oleh peneliti Jepang, seperti yang dikutip dari kompas.com menunjukkan, terjadi pengurangan keinginan mengejan saat respondon diminta berpindah dari posisi duduk ke posisi jongkok.

Mengejan ketika buang air besar berkaitan erat dengan wasir/ambeien. Penggunaan WC duduk dapat memicu penyakir wasir/ambeien.

Studi lain yang dilakukan oleh Dr. Dov Sikirov memaparkan bahwa posisi duduk dan jongkok pada saat buang air besar ternyata berpengaruh pada kenyamanan. Pada saat posisi seseorang jongkok, ia membutuhkan 51 detik untuk memindahkan isi perutnya (BAB). Sedangkan saat posisi duduk di toilet lebih tinggi, orang membutuhkan 130 detik untuk memindahkan isi perutnya.

Posisi jongkok menurut naturesplatform.com mempunyai 7 kelebihan dibandingkan posisi duduk.


1. Membuat eliminasi lebih cepat, lebih mudah dan lebih lengkap. Ini membantu mencegah "stagnasi tinja," faktor utama dalam kanker usus besar, usus buntu, dan penyakit radang usus.

2. Melindungi saraf yang mengendalikan prostat, kandung kemih dan rahim dari penegangan dan kerusakan.

3. Katup ileocecal valve lebih aman, yakni katup antara usus besar dan usus kecil. Dalam posisi duduk, katup ini tidak didukung dan sering terjadi kebocoran selama BAB yang dapat mencemari usus kecil.

4. Melemaskan otot puborectalis yang biasanya tersedak rektum untuk mempertahankan kontinensia.


5. Menggunakan paha untuk mendukung usus dan mencegah mengejan. Ketegangan kronis ketika berada di WC dapat menyebabkan hernia, diverticulosis, dan prolaps organ panggul.


6. Sangat efektif mencegah wasir, seperti yang ditunjukkan oleh penelitian klinis.

7. Bagi wanita hamil, jongkok dapat menghindari tekanan pada rahim saat menggunakan WC. 


Jadi, berdasarkan kajian di atas, WC jongkok lebih sehat dibandingkan WC duduk.


9 Cara Menjaga Kesehatan Mata

Written By alwiekoes on 24 November 2012 | 08:13

 



KLINIKANA - Mata yang indah dan sehat adalah dambaan setiap orang, baik itu wanita maupun pria. Kesehatan mata sangat berpengaruh terhadap kinerja kita dalam menjalani kehidupan sehari-hari, oleh karena itu kita harus menjaga kesehatan mata kita dan organ-organ lainnya. Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) memperkirakan ada sekitar 180 juta orang di dunia yang memiliki gangguan penglihatan, dan sekitar 40-45 juta di antaranya buta. Dalam setahun, setidaknya ada 7 juta orang di dunia yang mengalami kebutaan. Tragisnya, sebanyak 80% kasus kebutaan dan kehilangan penglihatan yang serius sebenarnya bisa dihindari. KLINIKANA akan memberikan tips-tips agar mata kita tetap sehat:
  • Makan makanan yang bergizi seperti ikan salmon dan makanan lain yang mengandung vitamin  A, C, dan E, karena mampu menjadikan mata sehat dan indah.
  • Lakukan kebiasaan baik seperti olahraga yang teratur, makan seimbang, banyak minum, dan istirahat yang cukup. Hindari kebiasaan buruk seperti merokok, begadang, dan makan-makanan sembarangan.
  • Jika mata gatal atau perih jangan pernah dikucek-kucek karena dapat menyebabkan iritasi pada mata, sebaiknya jika mata gatal atau perih gunakan obat tetes mata karena akan lebih aman bagi mata.
  • Lakukan senam mata, karena dapat mengurangi rasa lelah pada mata. Cara melakukannya cukup mudah, yaitu buka mata lebar-lebar lalu putar bola mata dari kiri ke kanan dalam beberapa detik, begitu juga sebaliknya, dari kanan ke kiri. Setelah itu tutup mata perlahan-lahan dan kemudian buka juga dengan perlahan-lahan. Lakukan setiap hari.
  • Jika anda suka menonton TV atau suka bermain komputer usahakan untuk mengatur jarak anda terhadap layar tv/monitor anda.
  • Jika anda suka berpergian, terutama yang tinggal diperkotaan yang sering sekali berhubungan langsung dengan debu jalanan atau asap knalpot kendaraan, disarankan untuk menggunakan pelindung mata seperti kaca mata agar mata terhindar dari kotoran debu atau asap kenalpot.
  • Hindari mata dari kontak langsung panas sinar matahari.
  • Rajin-rajin periksa mata anda ke dokter mata.
  • Jangan membaca ditempat yang kurang cahaya, karena akan membuat mata cepat lelah. Dalam jangka panjang, kebiasaan membaca di tempat yang gelap atau remang-remang dapat mengakibatkan kerusakan pada mata (rabun jauh).
Tahukah anda menurut World Health Organization (WHO) memperkirakan ada 45 juta penderita kebutaan di planet bumi dan ternyata sepertiganya berada di wiliayah Asia Tenggara, tempat kita tinggal. Di Indonesia diperkirakan ada satu orang menjadi buta tiap menitnya dan di dunia diperkirakan 12 orang menjadi buta setiap menit.

Read more: http://blogbagi2.blogspot.com/2012/06/10-tips-ampuh-merawat-kesehatan-mata.html#ixzz2DZHNIZ8l

Tahukah anda menurut World Health Organization (WHO) memperkirakan ada 45 juta penderita kebutaan di planet bumi dan ternyata sepertiganya berada di wiliayah Asia Tenggara, tempat kita tinggal. Di Indonesia diperkirakan ada satu orang menjadi buta tiap menitnya dan di dunia diperkirakan 12 orang menjadi buta setiap menit.

Read more: http://blogbagi2.blogspot.com/2012/06/10-tips-ampuh-merawat-kesehatan-mata.html#ixzz2DZHNIZ8l
Tahukah anda menurut World Health Organization (WHO) memperkirakan ada 45 juta penderita kebutaan di planet bumi dan ternyata sepertiganya berada di wiliayah Asia Tenggara, tempat kita tinggal. Di Indonesia diperkirakan ada satu orang menjadi buta tiap menitnya dan di dunia diperkirakan 12 orang menjadi buta setiap menit.

Read more: http://blogbagi2.blogspot.com/2012/06/10-tips-ampuh-merawat-kesehatan-mata.html#ixzz2DZHNIZ8l

Agar Badan Sehat dan Bugar Sepanjang Hari

Written By Klinikana on 22 November 2012 | 19:47

  
KLINIKANA - Badan sehat dan bugar siapa sih yang tidak mau? Nah pada kesempatan kali ini KLINIKANA akan memberikan beberapa tips membuat badan sehat dan bugar sepanjang hari. Kalo begitu langsung saja ya kita baca tips-tips apa saja yang bisa menjadikan badan kita sehat dan bugar:

Tips 1:
Terapkan pola makan yang sehat, seimbang, dan teratur. Makanlah makanan yang menyehatkan dan yang banyak mengandung elemen-elemen penting yang baik bagi tubuh seperti vitamin, mineral, kalsium dan lain-lain. Disamping itu juga banyak makan buah-buahan dan sayur-sayuran sebagai penyeimbang kesehatan tubuh.

Tips 2:
Perbanyak minum air putih minimal 8 gelas atau setara 2 liter air, karena banyak minum dapat dapat memperlancar pencernaan, menetralisir racun dalam tubuh, membuat tubuh sehat dan bugar, mengencangkan kulit wajah, menurunkan berat badan, meningkatkan kesuburan, dan mencegah penyakit berbahaya seperti kanker, penyakit ginjal batu, penyakit jantung dan penyakit hati. Selain itu manfaat air putih juga dapat mengobati penyakit stroke.

Tips 3:
Olahraga yang rutin sangat efektif untuk membuat badan sehat dan bugar serta mampu menjadikan badan lebih indah atau bagus. Sediakan waktu untuk olahraga pada pagi dan sore hari agar badan selalu fit.

Tips 4:
Selalu berpikir positif dalam diri, sehingga pikiran menjadi tenang dan nyaman dalam menjalani aktivitas sehari-hari dan juga selalu memotivasi dalam diri agar selalu optimis sehingga mampu membangkitkan aura postif.

Tips 5:
Berikan istirahat yang cukup pada tubuh karena setelah seharian melakukan aktivitas maka tubuh menjadi lelah, sehingga butuh istirahat untuk mengembalikan atau membangkitkan kembali kebugaran tubuh.

Semoga bermanfaat.


Awas! Ada Bahaya Teh di Balik Kenikmatannya

Written By Klinikana on 18 November 2012 | 19:40

KLINIKANA - Teh memang memiliki banyak manfaat untuk kesehatan. Namun, bila disajikan pada saat yang tidak tepat, ternyata teh dapat membahayakan kesehatan. Apa saja yang membahayakan dan perlu dihindari? Simak uraian berikut.

1.Minum teh setelah makan.
Minum teh setelah makan dapat menyebabkan zat besi yang ada dalam kandungan makanan tidak dapat diserap oleh usus. Akibatnya orang yang selalu minum teh setelah makan akan kekurangan zat besi. Zat besi dalam makanan berguna untuk membentuk sel darah merah atau eritrosit. Kekurangan zat besi menyebabkan penyakit "anemia defisiensi besi".

Mengapa demikian? Karena teh mengandung zat berupa tannin dan catechin. Zat-zat ini akan mengikat zat besi yang ada dalam makanan. Karena zat besi (Fe) bersenyawa dengan tannin dan catechin, usus tidak mampu menyerap zat besi tersebut.


2. Minum teh panas dan dingin (es teh)
Dalam kondisi cuaca dingin, atau setelah sarapan pagi, teh yang dituangkan dalam keadaan panas memang sangat nikmat. Tapi ternyata teh dengan suhu di atas 70 derajat celcius beresiko menyebabkan kanker tenggorokan delapan kali lipat lebih besar bila dibandingkan meminumnya dalam keadaan hangat (di bawah 65 derajat celcius). 

Sebaiknya tunggulah beberapa menit agar teh menjadi hangat sebelum di minum.

Lain lagi bila dalam kondisi haus dan cuaca sedang panas, meminum segelas es teh manis terasa menyegarkan. Namum, di balik kesegarannya, es teh (manis) menyimpan potensi merugikan bagi kesehatan. Es teh mengandung konsentrasi tinggi oksalat, salah satu bahan kimia yang dapat menyebabkan ginjal. Batu ginjal terbentuk dari mineral dan garam, biasanya keluar bersama dengan urin. Tapi dalam kondisi tertentu dapat mengendap dan membatu dalam kandung kemih.

Bagi penggemar es teh (manis), perbanyak mengkonsumsi makanan yang tinggi kalsium, karena dapat mereduksi timbunan oksalat, dan jangan lupa memperbanyak minum air putih.

3. Minuman teh untuk bayi.
Jangan sekali-kali memberikan minuman teh untuk bayi, baik teh manis maupun teh pahit, terutama bayi yang berumur di bawah 6 bulan. Kandungan teh berupa kafein dan tannin berbahaya bagi bayi di usia tersebut, karena fungsi organ bayi belum sempurna.

Kafein dapat mempengaruhi sistem syaraf otak bayi, membuat bayi gelisah dan sulit tidur, padahal tidur merupakan fase perkembangan yang penitng bagi pertumbuhan bayi. Kafein juga mampu merangsang pernafasan, sehingga mengganggu kinerja jantung sikecil. Selain itu, kadar kafein pada bayi mengendap lebih lama dibandingkan pada orang dewasa, karena bayi masih susah memetabolisme zat kafein yang masuk ke tubuhnya.

Tannin yang mengikat mineral besi dalam makanan, membentuk asam tannat. Tannat akan keluar bersama feses, sehingga mineral besi keluar dari tubuh dengan sia-sia. Hal tersebut dapat menyebabkan anemia pada bayi. Asam tannat dalam teh juga dapat mempengaruhi penyerapan vitamin B dalam tubuh, sehingga bayi mengalami defisiensi vitamin.

4. Minuman teh untuk penderita batu ginjal
Bagi penderita batu ginjal dan orang yang memiliki kecenderungan pembentukan batu ginjal, minum teh sangat tidak dianjurkan. Kandungan oksalat (oxalate) selain memicu pembentukan batu ginjal, juga dapat menyebabkan kerusakan pada kandung kemih. Untuk mengurangi resiko ginjal, gantilah air teh dengan air putih sebagai minuman sehar-hari.

Kesehatan

More on this category »

Gaya Hidup

More on this category »
 
Support : Johny Template | Mas Template
Copyright © 2012. Klinikana - All Rights Reserved
Template Modify by Creating Website
Proudly powered by Blogger